student-star
Student Star
STUDENT STAR Senin, 27/03/2017 15:44 WIB

Essa, Model Cilik yang Kini Mengejar Mimpi Jadi Pelaut

Essa, Model Cilik yang Kini Mengejar Mimpi Jadi Pelaut Foto: CNN Indonesia/Deddy Sinaga
Kudus, CNN Indonesia -- Essa Irja Claudya tak ambil pusing meski kedua orangtua punya harapan yang berbeda untuk masa depannya. Kalau ayah menginginkan Essa jadi pelaut, sang ibu justru ingin dia jadi model.

Taruni kelas 12 di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wisudha Karya di Kudus, Jawa Tengah, ini memang pernah jadi model di butik tantenya saat duduk di bangku SD. Selain itu, dia pun menyukai fotografi.

Tapi, menjadi seorang pelaut perempuan ternyata lebih menarik hatinya. Dia pun memilih program Nautika Kapal Niaga.

“Nautika itu nanti ujungnya jadi Chief Office atau Kapten di dek,” kata Essa kepada CNN Student, di sekolahnya, di Kudus, Kamis (23/3).

Essa berencana mengikuti program berlayar selama tahun menjadi kadet nautika di kapal niaga. Beberapa perusahaan pelayaran swasta sudah dibidiknya.

Tapi, dia juga berencana menjajal ujian masuk Akademi Militer Angkatan Laut. “Yang mana keterima saja,” kata dia.

Yang jelas, kalau nanti jadi berlayar selama setahun, Essa akan belajar banyak hal di dek. Dia akan belajar mem-plotting peta pada kapal yang berlayar betulan, bukan simulasi.

Juga akan belajar langsung bagaimana cara mengoperasikan peralatan navigasi. Belajar cara berkomunikasi dengan engineer. “Intinya mempraktikkan materi-materi yang didapat di sekolah,” tutur sosok yang aktif di ekstrakurikuler marching band ini.

Tapi dia mengakui, menjadi calon pelaut perempuan tantangannya besar sekali. Omongan negatif orang lain pasti akan dihadapi. Belum lagi situasi bahwa ada kapal-kapal tertentu yang belum bisa menerima keberadaan pelaut perempuan.

Apa alasannya?

“Karena kalau ada taruni, kapal itu harus memenuhi syarat, misalnya ada kamar sendiri, kamar mandi sendiri. Contohnya, ada kapal tanker dengan muatan nuklir, misalnya. Bahaya. Untuk lelaki saja itu sudah membahayakan. Apalagi untuk perempuan,” Essa bercerita.

Tapi dukungan orangtua membuatnya tak menyerah. Apalagi sudah sudah menyukai bidang pelayaran tersebut, yang jauh berbeda dengan kehidupan modelling yang pernah dijalaninya dulu.

Kalau modelling, tak ada tuntutan macam-macam. Tapi kalau pelaut, harus mengikuti banyak aturan dan belajar disiplin. Belum lagi perlakuan kemiliter-militeran.

Tapi dia mengatakan, tak boleh menyerah kalau kamu sudah memiliki impian, sesulit apapun tantangan yang dihadapi. (ded/ded)
star Terpopuler