keluarga
Keluarga
KELUARGA Senin, 12/02/2018 17:27 WIB

5 Tips Menjadi Remaja yang Sehat

5 Tips Menjadi Remaja yang Sehat Ilustrasi (Foto: maxmann/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pada umumnya anak sekolah atau remaja cenderung berpikir bahwa penyakit akan datang menyerang saat usia mereka sudah dewasa atau tua. Sebenarnya pemikiran yang seperti itu adalah kesalahan besar karena penyakit tidak akan memandang berapapun usianya.

Usia remaja merupakan masa-masa emas pencarian jati diri dan pengalaman yang sangat menyenangkan. Para remaja juga sudah memiliki pilihan sendiri terhadap makanan yang diinginkannya dan tidak memperhatikan maupun peduli akan bahan apa makanan itu dibuat. Jika keadaan itu berlangsung lama dan tidak terkontrol maka terciptalah kebiasaan pola hidup yang tidak sehat pada dirinya.

Faktor lingkungan adalah salah satu penyebab para remaja Indonesia mempunyai pola hidup yang tidak sehat. Selain orang tua atau keluarga yang mempunyai pengaruh besar namun juga ada yang dapat mempengaruhi yaitu teman sebayanya.

Pola hidup tidak sehat dapat menular dalam beberapa tahap yaitu diawali oleh tahap persiapan, di mana anak remaja dapat mempunyai atau memiliki rasa ingin mencoba untuk merokok, minum-minuman keras, atau mengkonsumsi makanan yang tidak baik untuk kesehatan di saat mereka mendapatkan gambaran yang menyenangkan atau positif dari apa yang mereka lihat, dengar atau baca.

Dilanjutkan oleh tahap inisiasi yaitu, di mana anak tersebut akan menentukan pilihannya yaitu meneruskan pola hidup yang tidak sehat atau tidak. Setelah itu, jika anak remaja tersebut tetap mengkonsumsi apa yang tidak baik untuk kesehatannya maka anak tersebut sudah menjadi salah satu dari anak remaja yang mempunyai pola hidup tidak sehat. Tahap terakhir adalah di mana pola hidup yang tidak sehat sudah menjadi cara pengaturan diri mereka, seperti minum-minuman keras atau merokok memperoleh efek fisiologis yang menenangkan.

Semakin berkembangnya zaman, banyak sekali macam makanan yang dijual dalam beragam bentuk, warna, dan rasa. Sayangnya, kebanyakan makanan itu justru dibuat dengan menggunakan penyedap rasa alias mecin. Padahal penggunaan mecin berbahaya bagi kesehatan tubuh karena dapat menimbulkan berbagai macam jenis penyakit yang ringam maupun fatal.

Dalam jangka pendek bisa membuat mudah pusing, merusak penglihatan. Tetapi dalam jangka panjang mecin juga dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan yaitu memicu sakit jantung, dan juga dapat memicu segala jenis kanker.

Bagaimana tips untuk menjadi remaja Indonesia yang sehat? Berikut adalah 5 tipsnya:

1. Melakukan aktivitas fisik/olahraga
Olahraga sangatlah penting untuk dilakukan untuk memaksimalkan fungsi-fungsi tubuh karena ini akan memicu metabolisme dan sirkulasi darah menjadi lebih lancar sehingga tidak mudah terkena penyakit. Selain itu, olahraga juga dapat meningkatkan nafsu makan karena di saat olahraga organ pencernaan pun ikut aktif bergerak. Olahraga yang sehat tidak perlu memakan waktu berjam-jam. Olahraga selama 30 menit per hari sangatlah baik untuk dilakukan.

2. Memperhatikan bahan-bahan yang digunakan dan lingkungan terhadap makanan yang dikonsumsi
Sangatlah penting bagi kita untuk memiliki rasa curiga atau ingin tahu terhadap apa saja kandungan di dalam makanan yang ingin kita konsumsi. Selain itu, lingkungan juga salah satu faktor yang kuat untuk menandakan makanan itu sehat atau tidak.

3. Mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran
Buah dan sayur mengandung vitamin dan mineral yang memiliki peranan kuat dalam memenuhi asupan nutrisi supaya tubuh menjadi fit dan sehat. Selain itu, buah dan sayur juga mengandung antioksidan yang dapat mengikat radikal bebas yang bisa merusak tubuh dan membuat kita mengalami penyakit kanker.

4. Memiliki waktu istirahat atau tidur yang cukup
Aktivitas para remaja Indonesia cukup terkenal akan sibuk atau padatnya karena memiliki berbagai macam tugas yang harus diselesaikan. Kebiasaan buruk para remaja Indonesia adalah begadang yang tidak baik untuk kesehatan tubuh. Sangatlah penting bagi kita untuk memiliki waktu tidur yang cukup karena saat tidur merupakan waktu yang sangat tepat dan dibutuhkan oleh tubuh kita untuk membuang racun. Proses pengeluaran racun ini terjadi pada waktu tidur malam pada waktu-waktu tertentu, sehingga sangatlah bahaya jika kita tidak tidur dengan waktu yang cukup karena bisa menumpukkan racun yang seharusnya terbuang pada waktunya.

5. Memeriksa kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagai upaya deteksi penyakit dini
Jangan pernah merasa terlalu dini untuk memeriksa kesehatan ke rumah sakit secara rutin, karena sangat penting untuk tahu tingkat kesehatan kita dan mempertahankan kesehatan kita. Memeriksa kesehatan adalah suatu upaya untuk mendeteksi adanya kelainan yang terjadi pada tubuh, walaupun belum timbul gejala. Ada beberapa keadaan penyakit yang memang hanya dapat di diagnosa kalau melakukan pemeriksaan kesehatan misal pemeriksaan laboratorium.

(ded/ded)
star Terpopuler
Artikel Terkait