keluarga
Keluarga
KELUARGA Kamis, 08/02/2018 15:08 WIB

Mitos dan Fakta Seputar Insomnia

Mitos dan Fakta Seputar Insomnia Ilustrasi (Foto: Thinkstock/Poike)
Jakarta, CNN Indonesia -- Remaja Indonesia saat ini cenderung memiliki kebiasaan tidur larut malam dengan aktivitas yang tidak baik dilakukan secara terus menerus. Kebiasaan tidur larut malam sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat kita, khususnya remaja dan usia produktif.

Berdasarkan data, sekitar 20-50 persen orang dewasa mengalami gangguan tidur, dengan 17 persennya mengalami gangguan tidur serius. Kesulitan tidur mencapai puncaknya pada kelompok usia 65-69 tahun, di mana 40 persen wanita dan 25 persen pria mengalaminya.

Menurut dokter Imam Kukuh Darmawan dari Rumah sakit Umum Pusat H. Adam Malik, Medan, insomnia merupakan kondisi ketika seseorang ingin tidur namun tidak bisa tidur.

Beberapa hal menarik mengenai mitos dan fakta seputar insomnia:

Berolahraga untuk membantu mempercepat Anda tidur.
Fakta
Olahraga teratur bisa membantu merangsang tidur lebih baik. Asal jangan dilakukan terlalu lama. Olahraga berat justru akan membuat kamu lebih waspada selama enam jam, juga meningkatkan suhu tubuh. Oleh karenanya, jangan berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur. Lakukan minimal dua atau tiga jam sebelum kamu berencana untuk tidur.

Minumlah obat tidur supaya cepat tertidur.
Mitos
Memang benar pil tidur lebih aman dan efektif dibandingkan obat lainnya. Tapi ingat, semua obat memiliki potensi risiko, termasuk risiko ketergantungan. Bicarakan dengan doktermu sebelum menggunakan obat tidur. Beberapa alat bantu tidur dapat membantu meringankan gejala insomnia untuk sementara waktu, tapi tidak menyembuhkannya. Cara mengatasi yang benar adalah dengan membenahi lingkungan tidur kamu.

Kalau mau cepat tidur, nonton televisi atau bermain komputer saja.
Mitos
Keduanya justru merangsang mata kamu untuk tetap terbuka. Cahaya dan kebisingan dari TV dan komputer dapat menarik dan mengurangi tingkat melatonin otak. Beberapa studi menunjukkan, bahwa melatonin memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk tertidur. Gantilah cara di atas dengar kegiatan yang lebih santai, seperti mendengarkan musik.

Tidur siang untuk atasi insomnia.
Mitos
Bagi sebagian orang, tidur siang singkat 10 - 20 menit memang bisa menyegarkan. Namun begitu, tidur siang justru mengurangi dorongan untuk tidur di malam hari.

Melatih diri agar gampang tidur bisa atasi insomnia.
Fakta
Kamu dapat melatih tubuhmu untuk berperilaku tenang saat akan tidur. Kuncinya, tentu saja, adalah konsistensi. Misalnya saja dengan membaca atau mandi air hangat sebelum tidur. Atau juga, bermeditasi atau melamun. Temukan cara apa yang bekerja untuk kamu dan lakukan itu sebagai ritual rutin.

Jangan memaksakan tidur
Fakta
Memahami bahwa tubuh memerlukan istirahat, banyak orang memaksakan diri untuk tidur meskipun tidak bisa tidur. Kalau tidak bisa tidur, tidak usah terlalu dipaksakan. Bangun sejenak dan gunakan waktu untuk membaca atau mendengarkan musik merupakan aktivitas yang dianjurkan para pakar. Pastinya pilihlah musik yang lembut. Aktivitas menenangkan seperti itu bisa membantu kita untuk mulai merasakan kantuk. Memaksa diri untuk tetap berbaring dan memejamkan mata sering kali justru membuat kita frustrasi alih-alih bisa tertidur. Ujung-ujungnya kita malah jadi terbiasa dan benar-benar tidak bisa tidur.

Dari wawancara kami dengan dokter Imam Kukuh Darmawan, ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya insomnia khususnya bagi para remaja, seperti :
Faktor Psikologis
Faktor psikologis sering menyebabkan terjadinya insomnia pada seseorang contohnya stres yang berlebihan, paranoid, kecemasan dan gangguan mental. di kalangan remaja faktor ini terkait dengan tugas kuliah yang menumpuk dan susah dikerjakan, menghadapi ujian, dan lain-lain.

Faktor lingkungan
Faktor lingkungan yang tidak mendukung juga dapat mempengaruhi pola tidur. Misalnya: suasana kamar yang tidak nyaman (kotor dan berbau).

Handphone atau gadget 
Gadget juga menjadi penyebab utama dari susah tidur. Di era globalisasi biasanya remaja sering menghabiskan waktunya hingga larut malam dengan gadget yang mereka miliki.

Internet/Online
Internet/online juga termasuk faktor atau masalah utama bagi setiap remaja yang menghabiskan waktunya sampai larut malam. Ini juga merupakan salah satu penyebab remaja sulit untuk tidur.

Tips dan cara mengatasi:
1. Mengatur pola tidur di malam hari dan hindari tidur siang berlebih.
Pola tidur teratur sangatlah baik dan bagus, targetkanlah waktu tidur kalian antara pukul 21.00 s/d 22.00, cara ini tepat untuk dapat terhindar dari insomnia.

2. Hindari gadget saat ingin tidur
Handphone atau gadget kamu adalah salah satu penyebab utama Insomnia. Ketika kamu memegang gadget atau handphone, kamu akan terpengaruh dengan isinya dan hal tersebutlah yang menyebabkan kamu menjadi tidak bisa untuk tidur.

3. Olahraga teratur
Olahraga membantu tubuh tetap sehat dan berfungsi sebagaimana mestinya. Jika metabolisme tubuh berjalan lancar maka kesulitan tidur atau insomnia juga tidak akan terjadi. Aktivitas yang berat di pagi dan siang hari juga akan membuat tubuh kamu membutuhkan istirahat yang cukup saat malam hari sehingga cepat tertidur. Olahraga di sore hari atau menjelang tidur juga sangat efektif mempercepat tidur disaat tubuh sudah kelelahan

4. Mandi air hangat
Mandi air hangat akan membantu tubuhmu rileks sebelum tidur. Air hangat dapat membantu merilekskan otot-otot tubuh setelah seharian bekerja atau beraktivitas. Ketika tubuh terasa lebih ringan dan rileks, maka tidur pun akan lebih nyaman dan cepat. Mandi air hangat juga membantu meringankan rasa capek dan pegal pegal setelah beraktivitas.

5. Kurangi dan hindari stres
Rilekskan tubuh setelah beraktivitas. Luangkan waktu untuk menetralisir stres yang didapatkan dari aktivitas di siang hari, khususnya ketika menjelang tidur. Hilangkan stres dengan melihat ke pemandangan alam yang hijau, atau berbaring tutup mata dan lakukan terapi nafas dalam sambil menjernihkan pikiran, mendengarkan musik slow yang membuat nyaman, atau melakukan teknik teknik meditasi atau yoga

6. Jauhi kafein pada sore atau malam hari
Minuman berkafein seperti kopi menyebabkan sulit tidur. Hal ini dikarenakan kafein merupakan zat dalam makanan yang dapat meningkatkan detak jantung sehingga tubuh kamu terasa lebih aktif dan susah tidur. Kopi bukan satu-satunya minuman yang mengandung kafein melainkan ada juga dalam teh, soda, minuman berenergi, dan lainnya. Efek kafein dalam tubuh dapat hilang dalam beberapa jam. Apabila kamu meminumnya pada sore hari atau menjelang tidur akan menyebabkan kesulitan tidur. (ded/ded)
star Terpopuler
Artikel Terkait