keluarga
Keluarga
KELUARGA Jumat, 12/01/2018 08:57 WIB

Pilih Anak atau Gadget?

Pilih Anak atau Gadget? Asyik memotret makanan, sampai lupa pada anak. Pernahkah terjadi padamu? (Ilustrasi foto: Raw Pixel)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pada zaman modern seperti sekarang ini, kita tidak lepas dari gadget. Bahkan kita sering mengucapkan dan mendengar istilah gadget.

Dalam perkembangannya, gadget mengalami perluasan arti. Sekarang gadget tidak hanya diartikan sebagai (bentuk fisik) elektronik, tetapi sudah berkembang artinya dalam (bentuk visual) software. Tetapi artinya masih sama, yaitu sebuah fitur untuk mempermudah kegiatan manusia.

Gadget kini telah menjadi kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan sehari-hari penggunanya. Pengguna dari anak-anak hingga orang dewasa.

Meski memiliki dampak positif, namun menggunakan gadget terlalu berlebihan juga akan menimbulkan efek negatif. Pada saat ini kata kecanduan gadget tidak bisa kita berikan kepada para remaja saja tetapi juga kepada orang tua zaman now, khususnya bagi para orangtua yang memiliki anak kecil.

Chen Yu dari Indiana University mengatakan, “Anak yang diasuh oleh orang tua di mana orang tua tersebut lebih sering fokus pada gadget atau smartphone akan membuat anak rentan mengalami berbagai masalah. Masalah itu bisa saja berupa masalah kecerdasan, masalah kemampuan interaksi dan sosial, masalah fokus dan masalah kemampuan berbicara.”

Lebih berbahaya lagi, anak yang tumbuh dan berkembang bersama orang tua yang kerap mengabaikannya karena pengaruh smartphone memiliki tingkat kecelakaan yang lebih tinggi. Bisa saja, anak ini juga akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang kurang percaya diri, kurang fokus dan kurang terawat.

Dalam sebuah riset dari 100 orang kuisioner sekitar 73,2 persen mengatakan sudah sering melihat orang tua yang lebih mementingkan gadgetnya dari pada anaknya, dan sekitar 81,7 persen orang sudah menonton video kelalaian orang tua pengguna gadget. Inilah salah satu contoh dampak orang tua lebih mementingkan gadgetnya daripada anaknya.

Beberapa bulan yang lalu dunia maya digemparkan oleh video anak kecil yang tangannya terjepit pintu lift di sebuah gedung. Video tersebut diunggah oleh akun instagram @indozone.id. Dalam keterangan disebut anak tersebut berumur 2,5 tahun dan tangannya terjepit lift saat sang ibu asyik main ponsel.

Dalam vidio tersebut ternyata tangan anak ini menempel ke dinding lift jadi ketika pintu lift terbuka,tangan sang anak ikut terbawa juga. Rekaman ini bisa menjadi pelajaran bagi orang tua untuk lebih fokus kepada anak mereka dari pada gadget mereka.

Inilah dampak-dampak dari menggunakan gadget bagi orang tua:
1. Kurangnya kasih sayang kepada anak
Gadget dapat membuat orang tua mengabaikan kewajibannya. Apalagi, jika usia sang anak masih sangat kecil dan masih sangat membutuhkan perhatian dari orang tua. Kesibukan orang tua dengan gadget, akan membuat perhatian pada anak menjadi berkurang.

2. Terjadi hal yang fatal saat mengawasi anak
Ketika anak memainkan permainan yang berbahaya atau tidak sesuai dengan umurnya, orang tua juga tidak akan dapat mengawasinya dengan baik.

3. Anak-anak suka melakukan hal yang di luar batas
Karena orang tua sedikit memberi perhatian kepada anaknya, si anak suka melakukan hal yang di luar batas agar orang tua bisa memperhatikan mereka.

4. hubungan sosial orang tua dan anak menjadi renggang
Orang tua tidak akan memiliki waktu untuk bermain dan mengobrol dengan anak. Bahkan orang tua tidak akan menyadari, kemajuan atau masalah apa yang terjadi pada anak.

Jadi bagi orang tua sekarang, kalian akan memilih apa? Anak atau gadget kalian? (ded/ded)
star Terpopuler