keluarga
Keluarga
KELUARGA Rabu, 03/08/2016 15:15 WIB

Anak Pemalu, Wajar atau Tak Wajar?

Anak Pemalu, Wajar atau Tak Wajar? Anak pemalu (Unsplash/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anak suka bersembunyi di balik tubuh orangtua ketika bertemu dengan orang lain? Atau anak tak mau bicara ketika disuruh memberi salam pada orang lain. Lalu, saat bergaul dengan teman-temannya, dia memilih untuk bermain sendiri.

Perilaku malu-malu ini apakah boleh dibiarkan, atau patut dikhawatirkan?

Seperti dilansir Livescience, rasa malu pada anak patut dikhawatirkan kalau itu berlangsung lama. Kalau sifatnya sementara, biasanya karena si anak butuh waktu untuk ‘pemanasan’ saat bertemu dengan orang yang baru baginya. Tapi kalau terjadi terus menerus, orangtua harus memberikan perhatiannya.

Apalagi, kalau anak-anak terus malu-malu bergaul dengan teman sebayanya. Soalnya, bergaul dengan teman sebaya itu banyak gunanya dalam pertumbuhan anak.

Bergaul dengan sebaya membantu anak untuk mempelajari bagaimana berinteraksi dengan orang lain, seperti bagaimana memahami perasaan orang dan perspektif, bagaimana berinteraksi saat mengobrol dan bermain, bagaimana menegosiasikan kegiatan bersama, serta menyampaikan pandangannya sendiri, yang kemudian bisa diterima temannya.

Kalau anak sedikit sekali berinteraksi dengan teman sebaya, mereka dikhawatirkan kehilangan hal-hal penting tadi. Akibatnya, pengakuan sosial mereka, keahlian sosial, tak sebaik teman sebayanya.

Lebih buruk lagi kalau anak pemalu itu diperlakukan buruk oleh anak sebayanya. Selain makin sulit berteman, anak ini akan terluka secara emosional dan perasaannya.

Orangtua perlu membantu anak menghadapi itu semua. Apalagi kalau anak menjadi korban perlakuan buruk teman-temannya. Libatkan sekolah untuk menemukan jalan keluar bagi anak.

Sikap pemalu anak juga patut diperhatikan kalau itu mengganggu rutinitas keluarga. Kunjungi psikolog untuk mencari jalan keluarnya.

Orangtua bisa membantu anak menghadapi situasinya dengan mengajak bermain bersama, memasukkan anak ke kelompok ekstrakurikuler. Anak juga sebaiknya sering diajak bicara mengenai pergaulannya dan selalu berikan dukungan dan ide yang membangun. (ded/ded)
star Terpopuler