inspirasi
Inspirasi
INSPIRASI Rabu, 23/11/2016 12:22 WIB

Ini Dia Otak di Balik Tokoh Kartun Si Juki

Ini Dia Otak di Balik Tokoh Kartun Si Juki Foto: CNN Indonesia/Fitri Chaeroni
Jakarta, CNN Indonesia -- Kamu suka baca komik? Baca komik Indonesia juga enggak? Indonesia juga punya karakter komik yang terkenal lho, salah satunya adalah Si Juki. Tokoh yang identik dengan gigi tonggos, mata belo, dan kelakuannya yang anti mainstream. Tapi kali ini kita tidak akan ngomongin soal si Juki, melainkan Faza Meonk si author.

Faza Ibnu Ubaidillah atau kerap disapa Faza Meonk ini memang sudah suka menggambar sejak sekolah dasar. Saat kecil orang tuanya kerap membelikannya buku komik. Dari situ ia mulai menggambar tokoh-tokoh yang dilihatnya di dalam komik. Beruntung, orangtua Faza mendukung sekali hobi menggambarnya.

Sejak saat itu pula Faza bercita-cita ingin menjadi seorang komikus. Saat sekolah menengar pertama, untuk mengasah kemampuan menggambarnya Faza mengikuti sebuah kursus menggambar di kelas manga atau komik Jepang. Di sana ia belajar banyak tentang menggambar dan membuat komik langsung dari seorang komikus asal Jepang.

Saat memasuki masa SMA ia mulai melihat bahwa industri komik di Indonesia kurang menjanjikan. Ia mulai mengubah keinginannya dari seorang komikus menjadi seorang animator. Saat masa menengah atas ia memilih masuk ke sekolah kejuruan jurusan animasi.

Ia belajar banyak menjadi seorang animator. Dari situ pula ia mulai mendapat proyek dari keahliannya di bidang animasi. Mulai dari membuat grafis, ilustrasi, mendesain, dan lain-lain. Hasil dari proyek itu ia gunakan untuk membiayai kuliahnya.

Saat kuliah ia kembali mengambil jurusan di bidang animasi, tepatnya di Universitas Bina Nusantara. Saat 2010 ia mulai kembali membuat komik, tapi tidak manual menggunakan kertas dan pena melainkan menggunakan grafis digital. Di tahun 2010 itu pula ia mulai menciptakan karakter Juki yang terkenal hingga sekarang.

Awalnya ia hanya membuat komik untuk disebarluaskan di kalangan teman-temannya saja. Kala itu komiknya berjudul DKV4 dengan karakter Juki di dalamnya. Komik itu ia sebar luaskan melalui media seperti blog, KasKus, dan social media seperti Facebook. Saat itu komiknya belum disebarluaskan dalam bentuk buku.

Melalui internet itulah karakter Juki mulai dikenal dan memiliki pembacanya sendiri.

Penciptaan karkater Juki dengan mata belo dan gigi tonggos ini Faza ciptakan karena ia ingin membuat sebuah karakter yang ikonik. “Ketika dia muncul di berbagai hal cukup dengan melihat mata, hidung, dan giginya orang tahu bahwa itu Juki,” ungkap Faza pada CNN Student beberapa waktu lalu.

Baru pada tahun 2011 komik Juki terbit dalam bentuk buku dengan judul ‘NGAMPUS!!! Buka-bukaan Aib Mahasiswa’ dan pastinya dengan Juki sebagai karakter utama.

Kepopuleran Si Juki
Pada 2012 Faza baru mulai serius menggarap Juki sebagai komoditas bisnis. Baginya komik yang dapat dijual bukan hanya dalam bentuk buku. Tapi bisa dalam bentuk lain seperti merchandise. Juki bisa ada pada kaos, mug, mainan, dan lain-lain. Sampai saat ini ia sudah mencipatakan lebih dari 20 judul cerita dengan karakter Juki, dan 15 di antaranya sudah diterbitkan dalam bentuk buku.

Selain Juki, Faza juga menciptakan karakter lain seperti Pocong Pinky dan juga Vusya. Kini Juki tak hanya hadir dalam bentuk buku dan komik strip di media sosial. Juki juga hadir dalam serial webtoon. Juki menjadi salah satu karakter pertama yang dikontrak oleh sebuah vendor webtoon ketika mereka pertama kali hadir di Indonesia.

Kehadiran webtoon pada awal 2015 ini semakin menaikkan popularitas Juki dan mendatangkan berbagai tawaran untuk membawa Juki ke layar lebar. Mulai dari awal tahun 2016 ini ia mulai menggarap Juki The Movie yang rencananya akan rilis pada akhir tahun 2017.

Animasi ini merupakan pertama kalinya di Indonesia sebuah karakter komik diangkat menjadi animasi layar lebar. Ini merupakan salah satu impian Faza sebagai animator. Jadi sabar ya kalau kamu mau liat Juki di bioskop, tunggu satu tahun lagi!

Pekerjaan Komikus
Kalau kamu suka menggambar dan membuat komik, jangan pesimis. Saat ini perkembangan komik di Indonesia sudah berkembang pesat. Jika dulu banyak orangtua yang melihat pekerjaan ini dengan sebelah mata, sepertinya saat ini trend seperti itu sudah mulai bergeser. Menurut Faza kini banyak juga orangtua muda yang mulai mendukung anaknya menjadi komikus.

Seperti saat ia membuat booth atau stand di berbagai acara mulai banyak orangtua yang mengajak anaknya, dan mendukung anaknya membuat komik. Bagi Faza sendiri pekerjaan ini pastilah menjanjikan karena komik di Indonesia tengah mengalami kemajuan. Salah satu indikator pesatnya perkembangan komik Indonesia adalah saat ini banyak penerbit mulai mencari para kreator komik di Indonesia. Padahal dulu para pembuat komik susah payah memasukkan karyanya ke penerbit.

Dengan membuat komik ini ia juga bisa menghidupi banyak orang di dalam timnya. Selain itu ia juga bisa mencapai impiannya sendiri, yaitu mebuat film animasi dari karakter buatannya sendiri.

Tips Ala Faza
Buat kamu yang ingin menjadi seorang pembuat komik yang sukses, ada beberapa tips nih dari Faza. Yang pertama kamu harus tahu untuk siapa karya yang kamu buat. Bukan hanya suka membuat karya, kamu juga harus tahu target dari karya hasil buatanmu. Kenalilah target market-mu

Yang kedua kamu harus membuat konten yang unik dan fresh. Buatlah konten yang punya nilai kebaruan, tak hanya mengikuti arus. Nah yang terakhir dan paling penting kamu harus konsisten. Bagi Faza, percuma jika kamu punya karya bagus, punya target pasar yang bagus tapi kamu tidak konsisten. Jadi kamu harus konsisten dengan dirimu dan karyamu. (ded/ded)
star Terpopuler
Artikel Terkait