edukasi
Edukasi
EDUKASI Rabu, 31/01/2018 09:45 WIB

Taipan Papua, Si Ular Mematikan

Taipan Papua, Si Ular Mematikan Ular Taipan Papua (Oxyuranus scutellatus) (Dok. Commons.wikimedia.org/AllenMcC
Jakarta, CNN Indonesia -- Ternyata di Pulau Papua terdapat ular paling berbisa di dunia. Untung saja ular ini persebarannya hanya ditemukan di daratan Papua Nugini terutama bagian tenggara dan Australia.

Ular ini sangat berbahaya. Ini adalah Oxyuruanus scutellatus (Taipan Papua) yang bisa mencapai panjang 3 meter.

Habitat hidupnya beragam. Ia bisa ditemukan di daerah yang hangat, basah, sampai ke daerah tropis yang kering. Di Australia, ia bahkan hidup di perkebunan tebu, di mana banyak mangsanya di sana, macam tikus.

Taipan ini akan aktif pada pagi-pagi sekali sampai menjelang siang. Namun pada temperatur yang panas, ia akan memilih jadi nocturnal.

Ular ini sangat besar dan kuat serta memiliki naluri yang tajam. Ia akan berburu menggunakan matanya yang tajam. Ia sering terlihat bergerak dengan kepala yang terangkat tinggi dari permukaan tanah.

Jika taipan Papua berhadapan dengan calon mangsanya, maka ia biasanya akan mengadakan serangkaian serangan yang cepat dengan cara mengibas-ngibaskan ekornya.

Namun umumnya ia akan cenderung menghindari manusia. Tapi jika terpojok, ia bisa berubah menjadi ganas dan menyerang berkali-kali.

Pada saat itulah taipan Papua sekaligus menyemburkan bisa yang bersifat neutrotoxin. Bisa ular ini termasuk paling mematikan nomor tiga di dunia. Kalau kamu digigit, kamu bisa mengalami sakit kepala, pingsan, lumpuh, pendarahan dalam, kerusakan ginjal, dan kematian yang terjadi kurang lebih 30 menit setelah digigit.

Korban yang tak mendapat perawatan tingkat kematiannya 100 persen. Sebab dosis bisa yang disuntikkannya sangat tinggi. Ia bisa menyuntikkan bisa rata-rata 120 mg, dengan rekor maksimal 400 mg. (ded/ded)
star Terpopuler
Artikel Terkait