edukasi
Edukasi
EDUKASI Kamis, 14/09/2017 15:29 WIB

Mengapa Pohon Kelapa Tak Tumbang Diterjang Badai

Mengapa Pohon Kelapa Tak Tumbang Diterjang Badai Ilustrasi (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pohon bisa patah, tumbang, atau dahannya putus kalau diterpa angin kencang. Tapi tidak pohon palem macam pohon kelapa. Diterpa angin kencang, pohon palem yang tinggi itu tetap berdiri. Mengapa?

Kamu perlu tahu bahwa pohon palem batangnya tak terbuat dari kayu. “Tapi di dalam batang itu terdapat jaringan-jaringan spons yang bertebaran tak teratur,” kata Hope Jahren, seorang geochemist dalam bukunya Lab Girl, seperti dikutip Live Science, baru-baru ini.

Kebanyakan pohon meletakkan cincin saat mereka tumbuh setiap tahun. Tapi pohon palem tidak begitu. Beberapa selnya mudah dibentuk, mudah dilipat dan kemudian kembali ke posisi semula.

Tanpa struktur internal yang konvensional, membuat pohon palem begitu fleksibel dan adaptif. Pada situasi angin sepoi sampai badai yang kejam.

Ada 188 genus pohon palem yang diketahui dan 2.585 spesies yang ada, kata Profesor Judy Jernsdedt, seorang ahli tumbuhan di Universitas California.

Tapi tak semua pohon palem sekuat itu. Pohon palem yang ditanam di area bukan daerah asalnya biasanya tidak tumbuh sebaik dan sekuat palem yang tumbuh di daerah asalnya.

Kalau tanah tempat tumbuhnya sangat basah, maka pohon palem akan mudah sekali ditumbangkan oleh angin kencang. Sebab akarnya tak tertanam dengan kuat.

Meskipun pohon palem secara teknis adalah pohon, tapi keluarganya lebih dekat ke rumput, jagung, dan padi, ketimbang ke keluarga pohon lain. Palem adalah anggota keluarga Arecaceae, yang muncul sejak 100 juta tahun lalu, di era Cretaceous. (ded/ded)
star Terpopuler