edukasi
Edukasi
EDUKASI Jumat, 11/08/2017 07:37 WIB

Kapal Pelat Datar, Kapal Tanpa Lekukan

Kapal Pelat Datar, Kapal Tanpa Lekukan Kapal Nelayan Pelat Datar. (Dok Kemenristekdikti)
Makassar, CNN Indonesia -- Pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22 di Makassar, Sulawesi Selatan, kemarin, kapal ini diperkenalkan. Kapal ini digadang jadi andalannya nelayan Indonesia.

Kapal pelat datar berlisensi 10 GT ini adalah hasil riset Universitas Indonesia, yang kemudian memegang paten teknologi kapal itu. Universitas Hasanuddin kemudian membuat kapal ikan berdasarkan konsep kapal itu dan bekerjasama dengan PT Industri Kapal Indonesia (IKI) Makassar.

Kapal ikan nelayan berlisensi 10 GT ini memiliki panjang 15 meter, dengan lebar 4 meter dan tinggi 2,8 meter tanpa memiliki lekukan di bodi kapal. Diharapkan kapal pelat datar ini dapat diproduksi secara massal dengan tenaga ahli yang mumpuni di bidangnya.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, mengatakan kapal nelayan itu berbeda dengan kapal yang biasanya menggunakan fiber atau kayu. Kapal ini berkonsep Pelat Datar, yang artinya hanya menggunakan bahan baku baja. Proses pembuatannya memakan waktu sebulan.

“Kehadiran kapal ini berawal atas riset bersama untuk menciptakan kapal nelayan Indonesia tanpa lekukan dengan bahan bakunya adalah baja yang cukup murah termasuk untuk perawatan dan bahan bakarnya. Nantinya, ini akan memiliki banyak manfaat bagi para nelayan penangkap ikan di Indonesia,” kata Menteri Nasir seperti dilansir Dikti.go.id.
 
Kapal inovasi buatan anak bangsa ini, nantinya tak hanya digunakan untuk para nelayan, namun bisa juga digunakan untuk petugas polisi patroli di perairan dan juga sebagai kapal pengangkut.
 
Rusdi Amin yang juga teknisi kapal pelat datar ini menjelaskan, kapal dilengkapi dengan converter yang bisa mengubah bahan bakar diesel menjadi gas. Keuntungan yang didapat dengan kapal bermesin converter ini dapat menghemat bahan bakar 30 hingga 40 persen, yang akan bermanfaat bagi sebagian besar nelayan di Indonesia. (ded/ded)
star Terpopuler