edukasi
Edukasi
EDUKASI Rabu, 02/12/2015 10:15 WIB

Mengenal Lebih Dekat Joged Bumbung Bali Sebelum Menghakimi

Mengenal Lebih Dekat Joged Bumbung Bali Sebelum Menghakimi Ilustrasi (CNN Indonesia/Reuters/Beawiharta)
Denpasar, CNN Indonesia -- Kalian tahu Joged Bumbung? Ini tarian Bali yang sebelumnya dipandang sebagai tarian erotis. Kini tarian ini sedang memperbaiki citranya lho.

Seperti yang terlihat pada saat tampil dalam Pesta Kesenian Bali yang ke-37 di Taman Budaya Denpasar, yang diadakan beberapa waktu lalu. Tari joged yang dibawakan oleh berbagai sekaa, dan banjar yang tersebar di kota dan kabupaten se-Bali menarik perhatian penonton tanpa menyertakan unsur sensual dan porno sedikitpun.

Joged bumbung memang memiliki pesona eksotis di mata penikmat, khususnya lelaki dewasa. Joged ini menjadi tari pergaulan masyarakat Bali, dan diperkirakan sudah ada sejak tahun 1940-an. Hingga sampai saat ini, tarian ini masih tetap dipertontonkan di berbagai acara sosial dan hiburan.

Di tengah maraknya penampilan Joged bumbung yang kian erotis dan tersebar luas di berbagai media sosial, sejumlah sekaa justru masih mendalami tari joged bumbung, dengan pakem tari joged Bali klasik yang masih mengutamakan nilai etika. Salah satunya ialah tari joged yang dibawakan oleh Sekaa Suara Mekar, Banjar Antap, Panjer Denpasar.

“Asal mula Joged bumbung ini sebenarnya adalah dari para petani yang saat itu sedang melepas lelah. Lalu mereka memainkan rindik, ada pula yang menari. Inilah yang berkembang menjadi Joged Bumbung. Namun seiring perkembangan zaman terjadilah pergeseran dari segi gerakan. Gerakannya harusnya ada pakem Joged, yang harusnya ngegolnya hanya kekiri dan kekanan, kini malah maju kedepan dan ke belakang. Nah, hal inilah yang sangat kami sayangkan”, ujar Koordinator tim kesenian joged Banjar Antap, Putu Juniarta, seusai pentas di PKB-37 lalu.

Dalam setiap pentas joged bumbung, penari dengan paras cantik senantiasa mengundang penonton pria maupun wanita untuk diajak menari bersama. Hal ini diistilahkan dengan mengibing. Memang tak dapat ditampik, kadang kala pengibing melakukan gerakan nakal menggoda penari. Namun di sinilah keprofesionalan penari diuji, ia harus pintar mengatasi pengibing nakal, menjaga suasana tetap santun, dan tanpa menghilangkan unsur menghibur.

“Kan banyak yang penari joged bumbung itu, isi unsur pornonya. Mangkin tyang ingin memberi contoh kepada seluruh pecinta seni, bahwa citra joged bumbung itu tidak seperti yang mereka kira”, tegas sang penari Joged Bumbung, Ni Luh Merianti.

Saat Joged Bumbung dipentaskan, pengibing selalu terlihat antusias, untuk secara bergantian naik ke panggung. Mereka biasanya berada di dekat panggung, sehingga penari dengan mudahnya memberi isyarat memanggil untuk menari bersama dan mengikuti irama musik gamelan Bali tradisional.

Joged Bumbung adalah tarian bersifat partisipatif, dengan mengajak penonton menari bersama. Di sini unsur hiburanlah yang ditekankan, bukan unsur erotis yang mengarah ke porno aksi. Dalam Pesta Kesenian Bali turut tampil sekitar 21 sekaa joged dari hasil seleksi terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi Bali.
(Cnn Student/Cnn Student)
star Terpopuler
Artikel Terkait