cnn-student
Cnn Student
CNN STUDENT Rabu, 27/09/2017 07:27 WIB

Kejar Ilmu Sampai ke China, Rama

Kejar Ilmu Sampai ke China, Rama Rama Aldi Shanjaya (paling kiri) dan peserta program Student Mobility lainnya dari Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Lampung. (Dok. darmajaya.ac.id)
Bandar Lampung, CNN Indonesia -- Sebagai anak seorang tukang las, Rama Aldi Shanjaya tahu betul bahwa penghasilan ayahnya pas-pasan dalam membiayai hidup keluarga mereka. Rama pun tumbuh menjadi anak yang mandiri.

Dengan beasiswa, mahasiswa jurusan D3 Akuntansi di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya, Lampung ini, bisa kuliah. Tak hanya sekadar kuliah, Rama juga mahasiswa berprestasi. Penerima beasiswa Bidikimisi Darmajaya ini terpilih mengikuti program Student Mobility di Nantong Vocational University di China.

"Tidak cuma banyak beasiswa, di Darmajaya juga punya banyak program internasional. Awalnya saya berpikir, bisa belajar di luar negeri itu mimpi yang terlalu muluk-muluk. Tapi saya membuktikan kepada diri sendiri bahwa pemikiran itu salah. Ikut Program Student Mobillity Darmajaya mampu mewujudkan mimpi saya untuk menuntut ilmu hingga ke negeri China," ujar Rama, seperti dikutip Antara, Selasa (26/9).
 
Meski ayahnya bekerja sebagai tukang las, Rama tak merasa rendah diri. Bengkel las pinggir jalan yang dibuka ayahnya tersebut melayani pengelasan kecil-kecilan. Penghasilan ayahnya yang pas-pasan digunakan untuk menghidupi keluarga, dengan Rama sebagai anak keempat dari enam bersaudara.

Dia menyadari kondisi ekonomi keluarga yang terbatas itu, sehingga mendorongnya untuk menjadi anak yang mandiri dan bisa membanggakan orang tuanya. Selain lolos ke China, Rama juga pernah meraih juara kedua lomba debat Pramuka se-Sumatera Jawa pada 2016. Dia meraih juara kedua National Debate Competition Management Fair Darmajaya 2017.

Kemudian datanglah kesempatan belajar di China. Putra pasangan Darussalam Fickry dan Yoppy Viana Wijaya ini mengaku tertarik untuk mempelajari tentang perkembangan serta perbedaan sistem akuntansi yang digunakan di Indonesia dan China.

“China merupakan negara yang maju baik di bidang perekonomian, industri maupun teknologi. Selain itu, adat budaya dan objek wisata yang dimiliki China juga sangat menarik. Mudah-mudahan pengalaman belajar di NTVU bagi saya dapat bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan internasional," ujarnya.

Rektor Darmajaya Ir Firmansyah Y Alfian MBA MSc mengutarakan kebanggaannya kepada para mahasiswa Darmajaya yang berani, percaya diri, dan mau berusaha untuk studi keluar negeri. Ia mengungkapkan, tahun 2017 terdapat dua mahasiswa yang melakukan riset bersama di Universiti Teknikal Malaysia di Melaka, dan satu mahasiswa di Cheng Shiu Taiwan.

Pada program Student Mobility, sebanyak tujuh mahasiswa Darmajaya menjalani studi di Nantong Vocational University China, empat mahasiswa di Cheng Shiu University Taiwan, dan empat mahasiswa di Rajamangala University Technology Krungthep Thailand.

"Kami menyadari saat ini Indonesia telah memasuki era persaingan global. Karena itu, Darmajaya mendorong para mahasiswa untuk meningkatkan kualitas diri melalui beragam program internasional. Bertujuan agar mereka nantinya menjadi lulusan-lulusan yang berdaya saing global," katanya lagi. (ded/ded)
star Terpopuler