edukasi
Edukasi
EDUKASI Jumat, 21/04/2017 14:10 WIB

Mengenal Bandros, Jajanan Klasik yang Kian Langka

Mengenal Bandros, Jajanan Klasik yang Kian Langka Foto: YouTube/TM Riyu
Jakarta, CNN Indonesia -- Badros merupakan jajanan jadul yang masih bertahan hingga saat ini. Walaupun sudah kehilangan regenerasi penjual, tetapi penikmat jajanan ini masih tetap eksis. Penganan ini terbuat dari tepung beras, santan, daun pandan, garam, kelapa parut kasar, telur yang dikocok, dan air.

Adonan yang sudah mengental dicampurkan dengan sebagian tepung beras sisa dan kelapa parut yang sudah diaduk sebelumnya. Sambil diaduk, dan masukkan telur yang sudah dikocok dengan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk secara rata.

Setelah adonan jadi masukkan adonan ke dalam cetakan yang sudah dipanaskan. Cetakannya serupa dengan cetakan kue pukis. Sebagai variasi bisa ditambahkan seperti cokelat, keju dan lain-lain di atasnya. Adonannya ditutup dan dibiarkan hingga matang.

Jajanan ini memiliki citarasa yang gurih dan membuat lidah kamu tidak akan pernah untuk menolak “makan sedikit”, teksturnya yang renyah akan lebih nikmat apabila disantap saat hangat. Membayangkannya saja sudah membuat air liur menari-nari keluar dari tempat persembunyiannya, tidak akan terasa jadi orang jadul bila menyantap jajanan yang satu ini.

Tempo dulu pedagang jajanan ini memikul barang jualannya masuk kampung keluar kampung atau di kota masuk gang keluar gang. Saat ini sudah dipastikan jarang ditemui pedagang yang menjual bandros keliling kampung.

Adapun mereka mangkal berjualan namun jumlahnya sudah sangat minim, mendekati kelangkaan. Bandros biasanya disajikan dengan saos gula merah yang dicampur dengan buah nangka agar menghasilkan aroma yang mengundang selera, dan tentunya mengundang hasrat perut untuk menendang lidah.

Di beberapa tempat di kota Bandung kamu dapat menjumpai penjual kue bandros dengan aneka ragam toping yang menghasilkan citarasa yang baru dan menambah sensasi rasa “terbarukan”. Dengan toping dan pencitraan baru yang lebih modern menjadikan jajanan jadul ini semakin menarik hati dan semakin membuat penggemarnya jatuh cinta.

Di seputaran wilayah Cisangkuy Bandung sebelum spot Yogurt Cisangkuy, kamu akan mendapati penjual jajanan kue badros. Toping yang mereka tawarkan mulai dari keju, cokelat dan susu.

Selain kue bandros mereka menawarkan juga susu hangat sebagai teman makan bandros yang membuat lidah semakin lengket. Dan satu lagi penambah citarasa pada rasa gurih bandros semakin yahud jika didorong dengan kopi khas buatan kedai yang satu ini, kamu dapat mencobanya bila jalan-jalan ke kota Bandung.

Masih di seputaran wilayah jalan Diponegoro, tepatnya di seberang lapangan Gasibu, kamu dapat menemukan pedagang yang menjual kue badros di jalan Japati seberang gedung Telkom.

Jam buka kedai dimulai pukul 18.00 hingga 24.00. Selain rasa original mereka juga menawarkan beberapa toping dengan citarasa cokelat, keju, pisang, oncom, telur, kornet sosi hingga daging ayam. Sekitar 20 kombinasi rasa ditawarkan di sini.

Sebagai teman minumnya ditawarkan bandrek khas bandung. Selain itu ada juga minuman ringan dan aneka jus, tergantung selera dan pilihan kamu.

Satu lagi yaitu di kawasan Lengkong Kecil sebelum menuju kampus Universitas Pasundan, setelah rumah makan Ma Ecot, kamu akan menemukan kedai bandros yang dinamakan Dynos Bandros. Letaknya ada di sebelah kiri jalan arah ke jalan Kebon Kelapa.

Jam buka kedai ini Senin sampai dengan Sabtu dari pukul 19.00–00.00. Citarasa yang ditawarkan mulai dari original, green tea, biskuit, telur, sosis, baso hingga strawberry. Dda sekitar 25 citarasa yang ditawarkan dan sebagai teman minumnya tersedia green tea, susu murni hingga kopi capucino racikan bartender di sini.

Bandung akhir-akhr ini telah banyak menyihir pencinta kuliner maupun fashion untuk datang berkunjung dan berlama-lama menikmati panorama serta sensasi rasa yang ditawarkan. Bandung tidak pernah sepi dari kreativitas dan modifikasi dari hal-hal yang sudah ada menjadi sesuatu yang lain dan bernilai jual yang cukup lumayan.

Dari Bandung kita dapat belajar bagaimana mengeksplorasi daya kreativiitas sehingga menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan di masa depan. Model ATM (Amati Tiru Modifikasi) adalah hal yang mutlak dimiliki agar beroleh hasil yang lain dari yang lain dan memiliki keunikan tersendiri.

Nikmati perjalanan kamu di Bandung dan dapatkan kebahagian disetiap tempat yang kamu singgahi. (ded/ded)
star Terpopuler